Friday, July 3, 2020

author photo

Daftar isi [Tampil]
Kemiskinan adalah salah satu hal penting yang harus menjadi perhatian banyak pihak, mulai dari pemerintah hingga masyarakat. Pemerintah harus berusaha untuk menurunkan jumlah angka penduduk miskin di Indonesia. Cara yang digunakan bisa dengan berbagai macam kebijakan yang dapat mendorong penduduk untuk memiliki hidup yang lebih layak.

Sebagai masyarakat, Anda juga bisa ikut membantu penduduk miskin dengan berbagai cara. Pembukaan lapangan kerja menjadi salah satu faktor yang membantu seseorang untuk memperoleh penghasilan sehingga dapat memenuhi kebutuhan makanan setiap hari.

Tingkat Kemiskinan di Indonesia Menurun

Pada Maret 2019, Badan Pusat Statistik telah mencatat bahwa 9,41 persen dari total jumlah penduduk Indonesia merupakan penduduk miskin. Angka tersebut menurun daripada angka tahun 2018 yaitu sebesar 9,82 persen. Data ini bisa dikatakan sebagai hal yang sangat positif. Ketika garis kemiskinan naik, maka artinya jumlah penduduk miskin semakin berkurang.
Kemiskinan masyarakat tercermin di daerah pinggiran
Kemiskinan masyarakat tercermin di daerah pinggiran

Jumlah penduduk miskin pada Maret 2019 adalah 25,14 juta orang, jumlah tersebut menurun sebesar 0,53 juta orang dari September 2018. Persentase penduduk miskin yang ada di daerah perkotaan dan perdesaan juga sama-sama menurun.

Persentase penduduk miskin di perkotaan turun menjadi 6,69 persen pada Maret 2019 dari awalnya sebesar 6,89 persen di September 2018. Sementara itu, persentase penduduk miskin di desa juga menurun sampai 12,85 persen di Maret 2019 dari 13,10 persen saat September 2018.

Terdapat banyak faktor yang membuat tingkat kemiskinan di Indonesia turun, misalnya rata-rata upah buruh yang naik, penurunan harga kebutuhan pokok, serta adanya program BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai yang diadakan oleh pemerintah.

Tingkat Kemiskinan di Indonesia dari Tahun 2012-2019

Sejak tahun 2012 sampai dengan 2019, tingkat kemiskinan di Indonesia mengalami penurunan. Artinya, jumlah penduduk miskin di Indonesia lebih sedikit dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Di tahun 2012, tingkat kemiskinan di Indonesia mencapai 11,96 persen atau terdapat 29,25 juta penduduk miskin di Indonesia. Tahun 2013 jumlah penduduk miskin juga mengalami penurunan menjadi 28,17 juta orang. Selanjutnya, jumlah tersebut mengalami kenaikan menjadi 28,28 juta dan 28,59 juta di tahun 2014 sampai 2015.

Mulai tahun 2016 sampai 2019, jumlah penduduk miskin semakin menurun yaitu 28,01 juta, 27,77 juta, 25,95 juta, dan 25,14 juta.

Badan Pusat Statistik memakai pendekatan pengeluaran per kapita untuk menghitung jumlah dan tingkat penduduk miskin di Indonesia.  Pengeluaran per kapita yaitu Rp 425.250 per bulan. Indikator tersebut meningkat dari Maret 2018 yaitu sebesar Rp 401.220 per bulan per kapita. Garis kemiskinan merupakan gambaran pengeluaran masyarakat sehari-hari dalam memenuhi kebutuhan.

Faktor Penyebab Kemiskinan

Kemiskinan bisa diartikan sebagai kurangnya tingkat pendapatan seseorang untuk dapat memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Faktor penyebab kemiskinan bisa bermacam-macam. Berikut merupakan beberapa faktor yang menyebabkan kemiskinan, yaitu:

1.    Pengangguran

tingkat pengangguran yang tinggi pada usia produktif
tingkat pengangguran yang tinggi pada usia produktif

Orang yang tidak memiliki pekerjaan tidak akan mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Hal tersebut yang menyebabkan seseorang berada dalam kemiskinan.

2.    Pendapatan rendah

Ketika bekerja, orang akan mendapatkan penghasilan sesuai dengan pekerjaannya. Namun, ternyata masih banyak orang yang memiliki upah kurang. Hal tersebut membuat seseorang tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya dan keluarga.

Cara Mengatasi Kemiskinan

Walaupun pemerintah telah berusaha membuat kebijakan untuk menurunkan angka jumlah penduduk miskin, namun hal tersebut juga harus didukung dengan kemauan individu untuk memperbaiki kehidupannya. Beberapa cara mengatasi kemiskinan, yaitu:

1.    Memperbanyak lapangan pekerjaan

Salah satu masalah yang mengakibatkan kemiskinan adalah individu yang tidak memiliki pekerjaan. Memperbanyak lapangan kerja adalah salah satu cara terbaik untuk menaikkan penghasilan seseorang yang akan berdampak pada penurunan jumlah penduduk miskin.
industri tekstil salah satu penyerap tenaga kerja terbanyak
industri tekstil salah satu penyerap tenaga kerja terbanyak

Ketika lapangan pekerjaan tersedia maka seseorang dapat bekerja untuk memenuhi kebutuhan makanan bagi dirinya dan keluarga.

2.    Memberikan bantuan pendidikan

Pendidikan adalah hal yang sangat penting dan berpengaruh dalam meningkatkan kehidupan seseorang. Namun, hal tersebut masih menjadi masalah bagi sebagian banyak penduduk miskin. Pemerintah dapat membuat kebijakan berupa keringanan biaya sekolah atau penghapusan biaya bagi penduduk yang benar-benar tidak mampu.
Muhammadiyah salah satu ormas yang fokus bidang pendidikan
Muhammadiyah salah satu ormas yang fokus bidang pendidikan

Seseorang yang memperoleh pendidikan akan memiliki peluang yang lebih besar dalam mendapatkan pekerjaan. Sehingga, orang tersebut bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas hidupnya.

3.    Bantuan tunai dan nontunai

Salah satu bantuan yang dapat diberikan dari pemerintah adalah bantuan tunai dan nontunai. Pemberian bantuan tersebut dapat disesuaikan dengan tujuan pemerintah untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia. Bantuan tersebut dapat digunakan oleh keluarga miskin untuk membeli kebutuhan makanan setiap hari.

Pemberian bantuan tersebut harus dilakukan secara ketat, sehingga bantuan dapat diterima oleh orang yang berhak menerimanya.

Masalah kemiskinan merupakan masalah yang memerlukan perhatian khusus dari banyak pihak. Masyarakat juga bisa ikut berkontribusi dalam menurunkan jumlah penduduk miskin. Program dari pemerintah yang efektif dan masyarakat yang ikut mendukung akan membuat program berjalan dengan baik dan segera dilakukan evaluasi jika ternyata tidak sesuai dengan harapan.

Next article Next Post
Previous article Previous Post